Adakah didunia ini yang
merindukanku sebagai colombiana?
Ketika itu aku berlari dengan sangat cepat kemudian batu kecil tanpa kulihat
menyentuh kakiku lalu aku terjatuh. Aku marah, dan melemparkan harapanku kesungai,
yang saat itu tepat berada disampingku. Terhanyut mengikuti arus, tak ada yang
menggerakannya untuk melawan arus dan kembali padaku. Hingga seketika datang
seorang bersayap transparan tepat di Air terjun di Pulau Moyo. Ternyata ia
datang hanya memberikanku seusap sapu tangan merah untuk menghapus lukaku.
Kemudian ia lenyap.
Pertemuan sesingkat itu
membuatku bertanya-tanya, dan membuatku selalu memikirkannya hingga semalaman
aku hanya tidur satu jam. Mahkota dalam mimpiku diberikan kepada cranberries. Aku kalah, dia pemenang dan
dia yang mendapatkan lelaki bersayap transparan itu. Mimpiku benar. Harapan
akan citaku telah hanyut, sekarang harapan akan cintaku pun mengikuti. Salahkah
aku jika aku mengharapkannya untuk mendapatkannya meskipun ia sudah berada pada
hati cranberries, sungguh aku tak
kuasa untuk melawan. Biarlah waktu yang menjawab. Hujan dikamarku kembali
turun, kumulai dari awal. Selama aku masih punya hati, itu berarti aku masih
punya rasa untuk kembali merasakan kehadiran seseorang yang lebih baik
tentunya, karena hati bersih diciptakan dan dipasangkan dengan hati yang juga
bersih, aku yakin, karena itu “Firman Tuhan”.
0 komentar:
Posting Komentar